Benarkah…. ???!!!!! bahwa suatu kejadian bisa membawa Alamat atau firasat ? dalam hal ini para leluhur kita telah memberikan gambaran kepada kita akan suatu kejadian sehari – hari yang ada didunia ini, yang menurut mereka tiap – tiap kejadian itu akan membawa alamat / firasat diantaranya ialah tentang kebaikan, kejelekan dan bahkan nasib seseorang.

Namun terlepas dari itu semua hendaknya kita garis bawahi, walaupun primbon ini berguna dikalangan masyarakat banyak, akan tetapi perlu diketahui bahwa isi blog ini hanyalah ramalan – ramalan dan ta’bir atau suatu daya cipta manusia belaka yang belum pasti akan kebenarannya.

“ Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah dan tiada Tuhan melainkan hanya Allah dan Allah maha besar dan tiada daya upaya serta kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah yang maha tinggi lagi maha Agung ”

FIRASAT BERSENGGAMA atau BERSETUBUH atau NGESEKS atau BERCINTA

0 komentar
Nenek moyang kita pada zaman dahulu apabila hendak bersenggama senantiasa menggunakan menggunakan perhitungan atau waktu – waktu tertentu jadi tidak asal melakukannya.

Menurut naluri atau insting ada waktu yang baik dan waktu yang kurang baik untuk melakukan persetubuhan atau bersenggama. Sebab waktu - waktu tersebut mempunyai firasat sendiri – sendiri.

Bersenggama yang baik ialah pada hari :

Senin, Kamis dan Jum’at dilakukan pada siang atau malam hari kelak anaknya akan menjadi orang utama, orang baik dan berbakti

Bersenggama KURANG BAIK adalah pada hari :

Selasa, Rabu, Sabtu, Minggu dilakukan pada siang atau malam hari, kurang baik. Sebab kelak anaknya akan menjadi orang murtad atau mursal

FIRASAT BERSENGGAMA atau BERSETUBUH atau NGESEKS atau BERCINTA

Ramalan Primbon Wanita Berdasarkan Kategori



Post a Comment

isi blog ini hanyalah ramalan – ramalan dan ta’bir atau suatu daya cipta manusia belaka yang belum pasti akan kebenarannya.

“ Maha suci Allah dan segala puji bagi Allah dan tiada Tuhan melainkan hanya Allah dan Allah maha besar dan tiada daya upaya serta kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah yang maha tinggi lagi maha Agung ”